Strategi bertahan agaknya menjadi pilihan logis di tengah pandemi bagi para pegiat sektor lembaga keuangan, termasuk koperasi. Adanya gelombang stagnasi perputaran dana menjadi permasalahan yang dihadapi. Menjawab tantangan tersebut, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Dana Anugrah Mandiri memilih fokus menjaga loyalitas dan kepercayaan anggota agar kuat bertahan di masa Pandemi.
Ketua KSP Dana Anugrah Mandiri I Made Sunarta, SE. tak menampik adanya penurunan aktivitas anggota baik menabung atau meminjam selama masa pandemi Covid-19. Meski demikian, upaya untuk menjaga stabilitas pertumbuhan tetap terus dilakukan. Namun pihaknya mengaku lebih memilih fokus menjaga kepercayaan yang sudah ada dulu tinimbang bereskpansi untuk meningkatkan kuantitas anggota selama di masa pandemi ini.
“Menjaga loyalitas dan kepercayaan anggota itu tantangan besar bagi pengelola koperasi, lebih berat dari sekadar menumbuhkan jumlah anggota. Kepercayaan dan dukungan anggota sangat penting untuk memastikan kelangsungan usaha koperasi,” ujar Made Sunarta yang juga dipercaya selaku pengawas di salah satu LPD.
Salah satu langkah yang dilakukan pengurus KSP Dana Anugrah Mandiri untuk menjaga fondasi kepercayaan yang kokoh selama ini adalah tetap menjaga rasio likuiditas. Diimbuh dengan memberikan layanan terbaik agar anggota koperasi merasa nyaman dan aman dan meningkat kesejahteraannya. Pengelolaan dana yang transparan serta mempertahankan akuntabilitas juga menjadikan koperasi yang telah beroperasi selama 12 tahun ini mampu tetap eksis hingga saat ini.
Hal itu pula yang menjadikan KSP Dana Anugrah Mandiri berhasil mencatatkan kinerja cukup sehat bahkan mampu membukukan SHU di tengah masa pandemi. Berdasarkan hasil penilaian kesehatan Koperasi Simpan Pinjam atau Unit Simpan Pinjam dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, KSP Dana Anugrah Mandiri yang berkantor di Jl. Pidada No.15 Wilayah Banjar Tengah, Kelurahan Ubung Denpasar ini berpredikat cukup sehat di tahun 2020 maupun di tahun 2021.
KSP Dana Anugrah Mandiri, diwakili Made Sunarta merasa bersyukur dalam situasi covid-19 mampu meraih aset Rp 13,5 miliar lebih dan mampu membukukan SHU diangka Rp 156,2 juta lebih. SHU langsung masuk ke rekening para anggota yang dihitung dari partisipasi transaksi para anggota.
Made Sunarta menuturkan koperasi yang ia pimpin ini didirikan sejak tahun 2010 oleh para profesional yang berpengalaman di industri perbankan. Termasuk dirinya yang pernah menorehkan pengalaman kerja di lembaga keuangan bank. Menyadari adanya manfaat besar yang didapat dari usaha berbasis ekonomi kerakyatan tersebut, Made Sunarta dan pengurus lainnya secara serius mengelola KSP Dana Anugrah Mandiri dengan jumlah anggota di awal sebanyak 32 orang. Produk unggulan yang ditawarkan Tabungan Program Sangratu (Simpanan Anugrah Bermutu).
“Baru di tahun 2015 kami selaku pengurus baru merasakan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat yang signifikan ditandai dengan naiknya angka pertumbuhan anggota,” ungkap Made Sunarta.
Kini, KSP Dana Anugrah Mandiri telah memiliki 279 anggota yang sebagian besar dari sektor UMKM. Made Sunarta berharap ke depannya partisipasi anggota maupun calon anggota untuk memanfaatkan produk-produk yang ada di KSP Dana Anugrah Mandiri agar semakin dimaksimalkan.