Aktivitas harian tidak akan berjalan lancar jika konsentrasi buyar. Oleh karenanya, menjadi fokus dan berkonsentrasi sangat penting, terutama jika rutinitas Anda menuntut untuk berpikir. Lantas, apa saja penyebab seseorang sulit konsentrasi?
Perlu diketahui, penyebab paling umum seseorang sulit konsentrasi adalah karena stres atau kecemasan. Umumnya, masalah seperti itu diatasi dengan melakukan relaksasi dan gaya hidup sehat.
Berikut adalah 3 penyebab seseorang sulit fokus dan konsentrasi.
1. Kurang tidur
Faktor pertama yang membuat seseorang sulit konsentrasi adalah pola tidur yang terganggu. Kurang tidur membuat seseorang tidak fokus beraktivitas di hari berikutnya.
Bagi orang dewasa, tidur yang cukup berkisar antara 6 hingga 8 jam sehari. Jika waktu tidur tidak cukup, otak akan mengalami kelelahan. Hal inilah yang akan memengaruhi fungsi otak secara keseluruhan, termasuk proses berpikir dan konsentrasi.
Sementara jika Anda mengalami gangguan tidur berkepanjangan, sebaiknya minta bantuan dokter agar bisa mengetahui dan mengobati penyebab yang mendasarinya.
2. Stres
Stres juga bisa menyebabkan seseorang kurang fokus dan konsentrasi.
Stres menyebabkan kemampuan otak untuk fokus menjadi terganggu akibat gangguan neurotransmitter di otak. Itulah yang memicu terjadinya gangguan pada penyampaian informasi antarsinaps di otak.
Jika kadar stres tergolong berat, terkadang bisa membuat orang tidak bisa bekerja atau belajar secara efektif. Jika sudah begitu, perawatan medis perlu segera dilakukan.
3. Tidak Sarapan
Apakah Anda ternasuk orang yang tidak disiplin sarapan? Banyak orang yang melewatkan sarapan dengan alasan tak sempat, tak lapar, maupun sedang diet.
Namun, ketahuilah bahwa sarapan itu penting untuk mendapatkan sumber energi demi menjalani aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari detikHealth, saat tidur kita tidak mendapat asupan makanan selama setidaknya 8 jam. Itulah sebabnya, saat pagi hari perlu sarapan untuk mengisi kembali nutrisi harian yang dibutuhkan.
Jika Anda melewatkan sarapan, maka otak tidak mendapat nutrisi untuk digunakan melakukan aktivitas otak sehingga kemampuan untuk konsentrasi juga menjadi sulit. (Detik)