Jembrana – Bendungan Palasari di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Jembrana, tidak hanya berfungsi sebagai sumber pengairan pertanian. Panorana asri khas pedesaan yang tersaji di sekitar bendungan juga menjadi daya tarik wisata favorit di Jembrana.
Pantauan detikBali saat Umanis Galungan, Kamis (9/6/2022), warga berdatangan menikmati wisata alam Bendungan Palasari. Tak hanya warga Jembrana, pengunjung juga datang dari luar kabupaten. Salah satunya adalah Kadek Krisna, warga asal Tabanan yang datang bersama keluarga.
“Kebetulan di Negara, saya datang ke sini liat pemandangan alam,” kata Kadek Krisna.
Menurutnya, suasana Bendungan Palasari yang sejuk membuat dirinya bersama keluarga betah. Terlebih tempatnya yang luas dan tidak perlu keluar banyak biaya karena bisa bawa bekal dari rumah. “Kalau di Tabanan, biasanya sering ke Bedugul dengan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Desa Ekasari I Komang Swastika Tribayu mengatakan, kunjungan wisatawan lokal di momen Hari Raya Galungan saat ini mulai ada peningkatan. Terlebih sejak pemerintah melonggarkan aturan seiring meredanya COVID-19.
“Dari kemarin sore kunjungan sudah mulai naik,” kata Swastika kepada detikBali.
Selain wisata alam, sambung Swastika, Pokdarwis Ekasari juga menawarkan atraksi naik perahu mengelilingi Bendungan Palasari yang luasnya mencapai 100 hektar dan volume air yang bisa mencapai 8.000.000 m3.
“Kami menawarkan pengunjung naik perahu juga keliling bendungan,” ujarnya.
Tak hanya itu, warga juga kerap memancing di sekitar bendungan. Terlebih lagi, banyak ikan seperti ikan mujair, ikan nila, gurame, ikan gabus, lele, karper, udang.
“Memancing juga jadi daya tarik bendungan,” imbuhnya.
Ke depan, Pokdarwis Desa Ekasari akan terus mengembangkan potensi yang ada di Bendungan Palasari. Termasuk membuat camping ground di sekitar bendungan.