Lebih baik mencegah daripada mengobati, merupakan salah satu ungkapan yang masih relevan di masa sekarang. Lantaran memang terbukti, biaya untuk mencegah kerugian biasanya relatif lebih murah dibandingkan harga yang harus dikeluarkan untuk mengobati atau memperbaiki. Tidak hanya berlaku untuk kesehatan tubuh, upaya pencegahan juga perlu dilakukan dalam mewujudkan hunian yang nyaman dan aman. Salah satunya dengan membuat konstruksi bangunan tahan terhadap kebocoran.
Menawarkan solusi untuk permasalahan kecocoran pada bangunan rumah pribadi atau bangunan komersil, merupakan usaha yang ditekuni Wahyu Indra Pratama sejak enam tahun belakangan ini. Masalah rembesan air pada struktur bangunan merupakan momok yang harus dihadapi oleh para pemilik properti. Pasalnya beton atau material konstruksi lainnya yang kemasukan air rentan mengalami kerusakan dan masa usia bangunan pun akan menurun. Oleh karena itu diperlukan upaya pencegahan untuk menghindari proses kebocoran tersebut dengan teknik pelapisan materi anti bocor atau bisa disebut waterproofing.
Bersama sang istri, Wahyu Indra Pratama menawarkan jasa waterproofing dengan berbagai pilihan produk. Mulai dari pemasangan membrane expose atau non expose, membrane bakar sanded atau granule, waterproofing type semen based serta waterproofing injeksi beton dan concrete. Beralamat kantor di Jalan Tukadpule Nomor 47 Sesetan, Denpasar Selatan, Wahyu Indra Pratama mengibarkan bendera CV Pratama Cipta Waterprooding.
Di antara produk yang ditawarkan, paling unggulan ialah waterproofing dengan membrane bakar. Menawarkan aplikasi pemasangan serta perawatan yang mudah, membrane bakar memiliki ketahanan hingga di atas 10 tahun. Bahkan tetap memberi perlindungan di tengah cuaca ekstrem. Meski dibanderol dengan harga yang lebih tinggi, produk waterproofing ini diminati khususnya segmentasi pasar pelaku usaha perhotelan maupun industri kesehatan. Namun tak sedikit pula perorangan maupun perkantoran lainnya juga tertarik dengan pemasangan waterproofing membrane bakar ini karena dapat menekan anggaran pemeliharaan bangunan.
Wahyu Indra Pratama pertama kali melirik bisnis jasa spesialis pemasangan waterproofing ini di tahun 2016. Kala itu ia baru mnyelesaikan kuliahnya di salah satu universitas di Yogyakarta. Sepulangnya ke Bali, ia melihat peluang apa yang sekiranya dapat dikerjakan. Oleh sang paman, ia disarankan untuk ikut melihat-lihat kegiatan konstruksi di tempat pamannya. Dari sana ia menemukan pasar dan peluang dari bisnis yang ia geluti sekarang.
Hingga saat ini, Wahyu Indra Pratama telah menangani puluhan proyek instalasi waterproofing untuk wilayah pulau Bali khususnya hampir semua daerah sudah pernah ia handle project Denpasar, Kuta, Seminyak, Legian, Ubud, Canggu, Nusa dua, bahkan untuk Singaraja, Tabanan dan klungkung. Untuk di luar pulau Bali, kini Lombok juga menjadi salah satu target market dan siap berekspansi ke pulau jawa.