Mengambil alih komando pengelolaan usaha yang dirintis orang tua, kini Komang Puja Negara berhasil membuat perusahaan berusia puluhan tahun tersebut semakin bertumbuh. Melalui sikap kejujuran dan integritas dalam melayani pelanggan serta selalu menghadirkan produk berkualitas, perusahaan yang ia kelola yakni CV. Ternak Sari Merta Jaya sukses menggaet kepercayaan masyarakat. Belakangan ia pun mulai merambah ke bisnis lain seperti distributor beras dan jasa ekspedisi. Simak bagaimana strategi pengusaha asal Buleleng ini dalam memajukan usaha keluarga sebagai generasi pembaharu.
Rahasia di balik eksistensi perusahaan yang bertahan hingga puluhan tahun tidak lain terletak pada suksesi kepemimpinan usaha. Manakala Sang Perintis usaha mempersiapkan penerus yang dapat memenuhi ekspektasi di situlah perusahaan akan terus bergerak maju. Keberhasilan mengelola usaha sebagai generasi penerus juga dicapai oleh Komang Puja Negara. Di usia relatif muda ia telah mendapat mandat melanjutkan tongkat estafet pengelolaan bisnis peternakan dan poultry shop hingga mampu membuat usaha keluarga lebih berkibar.
Dimulai pada tahun 1993, orang tua Komang Puja Negara mulai melirik peluang usaha peternakan ayam ras pedaging di Kota Singaraja. Saat itu kompetitor usaha untuk peternakan lokal masih dapat dihitung jari, sehingga prospek bisnis dinilai masih sangat menjanjikan. Ayah Komang Puja Negara yang merupakan mantan politisi memiliki intuisi bisnis yang tajam, terbukti sebelum krisis moneter melanda telah mampu mengamankan stok pakan ternak, kemudian di saat harga pakan melonjak orang tuanya mampu mencatatkan omset berkali-kali lipat.
Usaha ternak ayam yang dirintis orang tua Komang Puja Negara didirikan dengan nama UD. Ternak Sari Merta Jaya dengan kapasitas kandang masih sangat sedikit. Namun seiring dengan makin bertambahnya pelanggan ayam berjenis broiler, orang tuanya terus meningkatkan kapasitas peternakan. Di saat perusahaan kian berjaya, saudara-saudara Komang Puja Negara juga ikut dilibatkan dalam usaha dan bersama-sama keluarga ini memajukan UD. Ternak Sari Merta Jaya.
Satu hal yang menjadikan usaha ini cepat berkembang adalah melalui strategi menyasar langsung ke konsumen akhir atau end user. Hal itu didukung pula dengan membangun fasilitas rumah pemotongan hewan (RPH). Pelan tapi pasti, usaha UD. Ternak Sari Merta Jaya mulai menguasai pasar yang ada di Singaraja. Dengan terus menambah jalur distribusi sampai ke daerah Denpasar, usaha ini kian bertumbuh. Lalu semakin berjaya ketika mulai saat mulai dipercaya untuk menyuplai kebutuhan daging ayam ke hotel-hotel.
Meskipun orang tua memiliki usaha yang terbilang maju, namun Komang Puja Negara serta saudaranya yang lain dididik untuk hidup sederhana. Tidak ada kesempatan bagi Komang Puja untuk mendapatkan sesuatu secara cuma-cuma, ia digembleng dengan pola didikan harus bekerja terlebih dahulu demi mencapai apa yang dinginkan. Inilah yang membentuk karakter mandiri dan pekerja keras dalam diri Komang Puja Negara, karena sedari kecil telah ikut terlibat dalam pekerjaan di usaha peternakan orang tuanya.
Dalam urusan pendidikan, orang tuanya terbilang cukup perhatian dan sangat mendukung apabila anak-anak mereka ingin meraih pendidikan setinggi-tingginya. Sehingga pada saat lulus bangku SMA Komang Puja Negara memutuskan merantau ke Badung untuk melanjutkan kuliah di salah satu kampus negeri favorit Di Bali. Setelah berhasil menamatkan sampai jenjang D3 barulah ia kembali ke Singaraja untuk membantu orang tuanya mengelola usaha.
Tepatnya di tahun 2003, pria kelahiran 20 November 1982 itu menerima tongkat estafet kepemimpinan usaha. Sementara kakak-kakaknya mulai berkarier di bidang lain, Komang Puja Negara fokus menakhodai UD. Ternak Sari Merta Jaya. Memang perjalanan usahanya tidak mudah, apalagi semakin banyak tantangan yang harus dihadapi. Mulai dari kompetisi usaha yang kian ketat hingga faktor alam seperti munculnya penyakit pada hewan ternak.
Hingga pada tahun 2012, Komang Puja Negara mengambil keputusan untuk lebih berfokus pada penjualan pakan ternak. Sedangkan usaha peternakan tidak dilanjutkan lagi namun untuk RPH masih dilanjutkan oleh salah satu saudaranya. Melalui perubahan ini Komang Puja Negara mencoba menyelamatkan usaha keluarga dari potensi kerugian yang lebih besar. Ia juga mengubah status badan usaha menjadi CV dengan harapan dapat menjadi sebuah tonggak awal mula yang baik bagi usaha ini.
Jeli membaca kebutuhan pasar, membuat Komang Puja Negara sukses menjadi distributor pakan ternak berlabel resmi dari pabrik langsung. Jenis pakan ternak yang paling banyak dicari yaitu untuk hewan babi lantaran penjualan daging babi selalu stabil di Pulau Dewata. Selain menyediakan pakan dan obat-obatan untuk hewan ternak, Komang Puja Negara juga merambah sebagai pengusaha distributor beras dan sembako lainnya. Semua itu dijajakan di tokonya yang berlokasi di Jalan Raya Kerobokan, Singaraja, Buleleng.
Seakan tak kehabisan energi untuk berinovasi, Komang Puja Negara juga melirik potensi bisnis jasa pengangkutan barang atau ekspedisi. Hal itu disadari saat melihat biaya yang dibutuhkan untuk jasa angkutan yang membawa barang-barang dagangannya sangat mahal. Armada yang dikirimnya ke Jawa untuk menjemput stok dagangan biasanya bermuatan kosong saat diberangkatkan. Inilah yang dimanfaatkan dengan cara menawarkan jasa pengiriman bagi yang mengirim barang ke Jawa, sehingga dari bisnis jasa ekspedisi ini dapat menutupi operasional pengiriman barang.
Ke depannya Komang Puja Negara akan lebih serius menggarap peluang jasa pengiriman ini setelah meyakinkan diri bahwa bisnis utamanya telah berjalan secara stabil. Ia pun berpesan kepada para generasi muda baik yang ingin menekuni dunia usaha atau berkarier di tempat lain untuk terus optimis menghadapi tantangan yang ada. Landasan keyakinan itulah yang akan menjadi teman setia di kala menjalani proses perjuangan menuju impian.